-
Kit Uji Elisa Residu Semikarbazida (SEM)
Penelitian jangka panjang menunjukkan bahwa nitrofuran dan metabolitnya menyebabkan kanker dan mutasi gen pada hewan laboratorium, sehingga obat ini dilarang dalam terapi dan pakan ternak.
-
Kit Uji Elisa Residu Kloramfenikol
Kloramfenikol adalah antibiotik berspektrum luas yang sangat efektif dan merupakan turunan nitrobenzena netral yang dapat ditoleransi dengan baik. Namun, karena kecenderungannya menyebabkan diskrasia darah pada manusia, obat ini telah dilarang penggunaannya pada hewan ternak dan digunakan dengan hati-hati pada hewan peliharaan di Amerika Serikat, Australia, dan banyak negara.
-
Kit Elisa Residu Rimantadine
Rimantadine adalah obat antivirus yang menghambat virus influenza dan sering digunakan pada unggas untuk melawan flu burung, sehingga disukai oleh sebagian besar peternak. Saat ini, Amerika Serikat telah menetapkan bahwa efektivitasnya sebagai obat anti-penyakit Parkinson masih belum pasti karena kurangnya keamanan dan data efektivitas. Rimantadine tidak lagi direkomendasikan untuk mengobati influenza di Amerika Serikat, dan memiliki efek samping toksik tertentu pada sistem saraf dan sistem kardiovaskular. Penggunaannya sebagai obat hewan telah dilarang di Tiongkok.
-
Strip tes cepat Testosteron & Metiltestosteron
Kit ini didasarkan pada teknologi imunokromatografi koloid emas tak langsung kompetitif, di mana Testosteron & Metiltestosteron dalam sampel bersaing untuk mendapatkan antibodi berlabel emas koloid dengan antigen penggandeng Testosteron & Metiltestosteron yang ditangkap pada jalur uji. Hasil tes dapat diamati dengan mata telanjang.
-
Kit ELISA Residu Avermectin dan Ivermectin 2 in 1
Kit ini merupakan produk deteksi residu obat generasi baru yang dikembangkan menggunakan teknologi ELISA. Dibandingkan dengan teknologi analisis instrumen, kit ini memiliki karakteristik cepat, sederhana, akurat, dan sensitivitas tinggi. Waktu pengoperasian hanya 45 menit, yang dapat meminimalkan kesalahan pengoperasian dan intensitas kerja.
Produk ini dapat mendeteksi Residu Avermectin dan Ivermectin dalam jaringan hewan dan susu.
-
Kit Elisa Residu Azitromisin
Azitromisin adalah antibiotik intraasetat makrosiklik semi-sintetik dengan 15 cincin anggota. Obat ini belum tercantum dalam Farmakope Veteriner, tetapi telah digunakan secara luas dalam praktik klinis veteriner tanpa izin. Obat ini digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh Pasteurella pneumophila, Clostridium thermophila, Staphylococcus aureus, Anaerobacteria, Chlamydia, dan Rhodococcus equi. Mengingat azitromisin memiliki potensi masalah seperti waktu residu yang lama di jaringan, toksisitas akumulasi yang tinggi, mudahnya perkembangan resistensi bakteri, dan membahayakan keamanan pangan, maka perlu dilakukan penelitian tentang metode deteksi residu azitromisin pada jaringan ternak dan unggas.
-
Kit Elisa Residu Ofloksasin
Ofloksasin adalah obat antibakteri ofloksasin generasi ketiga dengan aktivitas antibakteri spektrum luas dan efek bakterisida yang baik. Obat ini efektif melawan Staphylococcus, Streptococcus, Enterococcus, Neisseria gonorrhoeae, Escherichia coli, Shigella, Enterobacter, Proteus, Haemophilus influenzae, dan Acinetobacter. Obat ini juga memiliki efek antibakteri tertentu terhadap Pseudomonas aeruginosa dan Chlamydia trachomatis. Ofloksasin terutama terdapat dalam jaringan sebagai obat yang tidak berubah.
-
Strip Tes Trimethoprim
Kit ini didasarkan pada teknologi imunokromatografi tidak langsung kompetitif, di mana Trimethoprim dalam sampel bersaing untuk mendapatkan antibodi berlabel emas koloid dengan antigen penggandeng Trimethoprim yang ditangkap pada jalur uji. Hasil uji dapat diamati dengan mata telanjang.
-
Strip Tes Cepat Bambutro
Kit ini didasarkan pada teknologi imunokromatografi koloid emas tak langsung kompetitif, di mana Bambutro dalam sampel bersaing untuk mendapatkan antibodi berlabel koloid emas dengan antigen penggandeng Bambutro yang ditangkap pada jalur uji. Hasil uji dapat diamati dengan mata telanjang.
-
Strip Tes Cepat Diazapam
Kat. KB10401K Sampel Ikan mas perak, ikan mas rumput, ikan mas, ikan mas crucian Batas Deteksi 0,5ppb Spesifikasi 20T Waktu uji 3+5 menit -
Kit ELISA Residu Deksametason
Deksametason adalah obat glukokortikoid. Hidrokortison dan prednison merupakan turunannya. Obat ini memiliki efek antiinflamasi, antitoksik, antialergi, antirematik, dan aplikasi klinisnya luas.
Kit ini merupakan produk deteksi residu obat generasi baru yang dikembangkan menggunakan teknologi ELISA. Dibandingkan dengan teknologi analisis instrumen, kit ini memiliki karakteristik cepat, sederhana, akurat, dan sensitivitas tinggi. Waktu operasi hanya 1,5 jam, yang dapat meminimalkan kesalahan operasi dan intensitas kerja.
-
Kit Elisa Residu Salinomisin
Salinomisin umumnya digunakan sebagai anti-koksidiosis pada ayam. Obat ini menyebabkan vasodilatasi, terutama pelebaran arteri koroner dan peningkatan aliran darah, yang tidak memiliki efek samping pada orang normal, tetapi bagi mereka yang memiliki penyakit arteri koroner, obat ini bisa sangat berbahaya.
Kit ini merupakan produk baru untuk deteksi residu obat berdasarkan teknologi ELISA, yang cepat, mudah diproses, tepat dan sensitif, serta dapat meminimalkan kesalahan operasi dan intensitas kerja secara signifikan.